MoU PT. SAMUDRA SINAR ABADI SHIPYARD, PT DUTA SAMUDERA SHIPYARD DENGAN SMKN 2 REMBANG

Rabu (13/10/21) SMKN 2 Rembang menyelenggarakan Workshop “Pengembangan Budaya Kerja Industri Berbasis Profil Pelajar Pancasila” dengan menggandeng DUDIKA PT. Galangan Kapal Samudra Sinar Abadi Dan PT. Duta Samudera Shipyard,

Dalam yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMKN 2 Rembang yaitu memiliki harapan “Anak didik kita / siswa kita Perlu kita tekani untuk Pengetahuan atau Pengetahuan tidak hanya pada keterampilan atau keterampilan tapi harus lengkap dengan karakter” Ungkap Bapak Drs. Bambang Winiharto – Selaku Kepala Sekolah SMKN 2 Rembang

Kepala sekolah SMKN 2 Rembang Bambang Winiharto melalui Sekretaris Tim Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMKPK) Mursidi menyampaikan pendirian sekolah SMK diharapkan bisa mengurangi pengangguran. Dengan seperti itu lulusan diharapkan bisa bekerja di lapangan yang tersedia. Seperti dunia industri maupun usaha.

 

”Dengan adanya program bantuan SMK pusat keunggulan, salah satunya SMK 2 Rembang. Terkait itu untuk mewujudkan lulusan kami betul-betul sesuai kebutuhan dunia kerja, industri dan usaha. Maka dibutuhkan program maupun perangkat maupun tindakan yang sekiranya bisa menghasilkan apa yang saya sampaikan,” jelasnya.

Untuk mendukung itu, butuh kerja sama dunia industri dan usaha. Terkait dengan magang guru dan siswa. Magang guru biasanya dilakukan 20 hari. Lalu magang siswa sesuai tuntutan kurikulum secara ideal dilakukan minimal 6 bulan.

“Nanti akan terbit atau terbentuk kurikulum operasional satuan pendidikan yang selaras dengan kurikulum melakukan magang. Lalu guru tamu dari dunia usaha, industri dan kerja (Dudika) nanti datangkan ke SMKN 2 Rembang,” imbuhnya.

Ditjen vokasi menunjuk 900 SMK dan salah satu yang terpilih sebagai SMKN 2 Rembang, perlu penyelarasan antara Kurikulum di SMK dan dunia kerja industri.

Bapak Sugiono selaku Direktur PT. Samudra Sinar Abadi Shipyard mengungkapkan jika perlu adanya perubahan jawab, disiplin, dan untuk digunakan di dunia industri hal-hal penting.

 

Hubungan antara industri dan pendidikan Vokasi merupakan kerja nyata dan hubungan mutualisme saling menguntungkan satu sama lain ungkapkan Bu Hamidah selaku Direktur PT. Galangan Kapal Duta Samudera.

 

Dilanjutkan dengan Hari kedua (14/10/21) Workshop Penyusunan Program Pembelajaran Sistem Blok Dengan DUDIKA PT. Galangan Kapal Samudra Sinar Abadi & PT. Galangan Kapal Duta Samudera
Kurikulum berbasis kompetensi sebagai cikal bakal Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang sekarang digunakan menegaskan bahwa sasaran pembelajaran adalah setiap-tiap-tiap kompeten si. Sehingga yang dulunya satu kelompok pelajaran yang masih satu kaitan dijadikan satu, sekarang sudah dijadikan tiap kompetensi. Artinya, siswa akan lebih tuntas d alam mempelajari setiap pekerjaan (kompetensi) dalam satu mata pelajaran.

Sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, SMK berhak menerapkan pembelajaran semi-blok system (sistem semi blok) dalam penjadwalan proses belajar mengajar baik mata pelajaran normatif, adaptif maupun produktif. Pada proses pembagian sistem semi-blok, berdasarkan jumlah jam akumulasi yang telah ditentukan pada silabus (kurikulum). Teknis penyelanggaraan sistem semi blok yaitu jum

dalam satu angkatan (Program Keahlian yang sama) tersebut dibagi dua kelomok, yaitu kelompok Mapel Produktif dan kelompok Mapel normatif adaptif. Dua kelompok tersebut saling bergantian dimana untuk kelompok mapel normatif adaptif ada jadwal tersendiri yang mengakomodir semua mata pelajaran yang ada dan untuk kelompok mapel produktif siswa mendapat materi produktif di bengkel masing-masing.

Sistem pembelajaran blok dalam SMK dapat dilaksanakan melalui teaching factory (TeFa). Inovasi pembelajaran melalui TeFa adalah salah

 

satu dari cukup banyak program revitalisasi SMK. Penerapan Teaching Factory di SMK perlu mendapatkan prioritas dari manajemen sekolah agar program ini dapat terlaksana dengan baik untuk mewujudkan tujuan revitalisasi SMK. Banyak institusi pendidikan berusaha untuk menyajikan praktik pendidikan dekat dengan industri. Sehingga Teaching Factory telah menjadi suatu pendekatan baru untuk pendidikan kejuruan dengan: (1) memodernisasi proses pengajaran dengan memberikan kepada praktik industri secaran dekat; (2) mengungkit pengetahuan industri melalui pengetahuan baru; (3) mendukung transisi dari manual menuju cara bekerja otomatis dan mengurangi antara sumber daya industri dan pengetahuan industri; (4) meningkatkan dan menjaga pertumbuhan kekayaan idustri

Dan akhir acara di tutup dengan MoU Penanda tanganan KERJA SAMA ANTARA SMK NEGERI 2 REMBANG Dengan PT. SAMUDRA SINAR ABADI SHIPYARD Dan PT. galangan kapal DUTA SAMUDERA

 

Semoga hubungan Mutualisme dan bukti kerja nyata antara Pendidikan Vokasi dan Dunia Industri
Salam Vokasi, Vokasi Kuat Menguatkan Indonesia SMK Bisa SMK Hebat.

 

berikut cuplikan ulang Workshop Budaya Kerja Industri & MoU Kerja sama antara SMK Negeri 2 Rembang dengan PT. Samudra Sinar Abadi Shipyard dan PT. Duta Samudera Shipyard

About handono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *